Gubernur minta KNPI Sulteng jaga netralitas di Pilkada 2020

id KNPI.

Gubernur minta KNPI Sulteng jaga netralitas di Pilkada 2020

Gubernur Sullteng, Longki Djanggola (batik merah) menerima audiensi pimpinan dan pengurus KNPI Sulteng periode 2019 hingga 2022 di Palu, Kamis. (Foto : ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng)

Saya mengharapkan KNPI Sulteng netral dari konstelasi politik dan konstelasi pemilihan kepala daerah 2020 di provinsi ini
Palu (ANTARA) - Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola meminta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulteng agar menjaga netralitas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

"Saya mengharapkan KNPI Sulteng netral dari konstelasi politik dan konstelasi pemilihan kepala daerah 2020 di provinsi ini," pesannya saat menerima audiensi pimpinan dan Pengurus KNPI Sulteng periode 2019 hingga 2022 di Palu, Kamis.

Ia tidak ingin jajaran pengurus KNPI Sulteng maupun KNPI Kabupaten dan Kota terlibat dalam konstelasi politik praktis dan memperlihatkan keberpihakannya kepada salah satu pasangan calon kepala daerah, baik yang maju dari jalur perseorangan maupun jalur partai politik.

Mengingat status KNPI adalah sebagai wadah berhimpun Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang bersifat terbuka dan independen.

"Saya berharap KNPI tidak diboncengi bendera partai politik apapun dan andidat calon kepala daerah dalam Pilkada 2020 yang dilaksanakan di tingkat kabupaten, kota hingga provinsi," tekannya.

Baca juga: Pengurus PII Sulteng temui Gubernur Sulteng

Selain itu Longki mengimbau pengurus KNPI Sulteng 2019 hingga 2022 agar menjaga solidaritas dan tidak terpecah menjadi dua kubu atau lebih seperti yang terjadi pada KNPI di sejumlah daerah yang menyebabkan KNPI pusat membekukan kepengurusan KNPI di daerah-daerah itu.

Jika itu, terjadi, maka akan berdampak pada pemberian bantuan oleh Pemerintah Provinsi Sulteng.

"Itu akan berdampak dalam hal pemberian bantuan dan dukungan kepada KNPI Sulteng," ujarnya.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar