Bulog Sulteng perkenalkan beras fortivit kepada Pemkot Palu

id bulog,beras

Bulog Sulteng  perkenalkan beras fortivit kepada Pemkot Palu

Bulog Sulteng perkenalkan beras berkualitas dan sehat kepada Pemkot Palu. (Antara/Anas Masa)

Palu (ANTARA) - Bulog Sulawesi Tengah memperkenalkan beras bervitamin dengan merek "fortivit", salah satu beras produk terbaru yang diproduksi Bulog untuk memenuhi permintaan pasar terhadap bahan kebutuhan pokok, kepada Pemerintah Kota Palu.

"Beras fortivit adalah beras dengan kualitas terbaik dan kaya akan beberapa vitamin," kata Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Sulteng Basirun saat memperkenalkan beras fortivit kepada Wakil Wali Kota Palu dr. Renny Lamadjido, di Palu, Selasa.

Menurut Basirun, berbagai vitamin yang ada pada beras fortivit mulai dari vitamin A,B1,B3,B6,B9,B12 dan zat besi (iron) serta Zink.

Ia menjelaskan, Bulog memproduksi beras fortivit  dengan cara olahan yang berbeda beras premium yang dijual di pasaran.

Harganya cukup terjangkau konsumen sebesar Rp15.000 per kemasan ukuran 1 kilogram.

Pada kesempatan itu, Basirun menjelaskan kedatangannya ke Pemerintah Kota Palu sekaligus menyampaikan tugas pokok Bulog sebagai stabilisator pangan.

"Bulog juga membeli beras petani baik medium maupun premium dan selanjutnya sebagian beras medium dicadagangkan untuk kebutuhan korban bencana alam dan juga mendukung kegiatan intervensi pasar atau biasanya disebut operasi pasar (OP) saat terjadi gejolak harga beras di tingkat pengecer," ujarnya.

Khusus beras fortivit, sasaran utama adalah menengah ke atas, termasuk aparat sipil negara (ASN).

Karena itu, Bulog berharap Pemkot Palu dapat mempromosikan beras dimasuk kepada kalangan ASN.

Waki Wali Kota Palu, dr. Renny Lamadjido menyambut positif dan berjanji akan menawarkan kepada ASN  di lingkungan Pemkot Palu.

"Kita akan bantu promosikan kepada ASN di jajaran Pemkot Palu," kata mantan Direktur Utama Rumah Sakit Anutapura dan Rumah Sakit Daerah (RSUD) Undata Palu itu.

 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar