Petugas haji diimbau sabar dan komitmen

id Haji,Kemenag Sulteng

Ilustrasi- Jamaah haji tiba di madinah (antaranews)

Palu (Antaranews Sulteng) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulteng Rusman Langke menghimbau kepada para petugas haji tahun 2018, agar tetap sabar dan berkomitmen untuk mejalankan tugasnya nanti.

"Menjadi petugas haji memang kelihatan sederhana dan mudah, tetapi perlu latihan dan kesabaran serta komitmen tinggi," kata Rusman di Palu, Senin.

Rusman meyakini sejumlah petugas haji yang diantaranya para pejabat, memiliki jiwa kepemimpinan, dan merupakan orang-orang terbaik dalam membawa jamaah haji Sulteng yang jumlahnya sekitar 2.000 orang.

Menurut Rusman, para pejabat yang biasanya melakukan fungsi manajemen di instansi, kadangkala berbeda dengan pelaksanaan pada musim haji. Karena menurutnya, yang dipimpin adalah jemaah haji dengan berbagai macam tingkat pendidikan dan pengalamannya.

"Hal-hal teknis perlu disampaikan, walaupun terlihat sederhana, tapi penting. Jangan sampai dapat mengganggu pelaksanaan ibadah haji,” ujarnya.

Kakanwil juga memberikan motivasi dan inspirasi bagi petugas haji, yakni selalu melandasi aktivitas dengan niat dan kesabaran.

“Karena Allah SWT pasti akan menolong dan memudahkan hamba-hambanya yang membentu orang lain. Berikan kebahagiaan pada semua orang, khususnya jemaah dalam kloter. Maka yakinilah anda akan dibahagiakan oleh Allah,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, seorang petugas haji hendaknya tidak menjadikan tugasnya sebagai beban, apalagi sebagai ujian. Namun jadikan sebagai amanah dan sarana untuk memperoleh keridhaan kemuliaan dan Allah SWT.

Kakanwil juga mengimbau kepada segenap unsur kloter agar saling membantu dalam pelaksanaan tugas melayani jemaah haji, saling menjaga kekompakan, kekeluargaan dan kebersamaan.

Petugas haji segera memberikan informasi terkini dalam perkembangan kondisi jamaah masing-masing kloter dalam media yang disediakan bentuk grup whatsapp. Kata dia, sebelum memberikan informasi agar memastikan informasi yang disampaikan. 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar