Kemenag Parigi Moutong ingatkan JCH jaga kesehatan

id haji

Petugas medis membantu salah seorang JCH lansia asal Parigi Moutong menuju mobil untuk diberangkatkan ke asrama haji Palu, Sabtu (4/8). (Foto: Antara/Moh Ridwan)

Parigi,  (Antaranews Sulteng) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengingatkan kepada seluruh Jamaah Calon Haji agar menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.   

"Perlu diwaspadai bahwa saat ini di Mekkah cuacanya cukup panas suhunya mencapai 53 derajat celcius," ungkap Kepala Kantor Kemenag Parigi Moutong Muslimin di Parigi, Sabtu.

     

Muslimin mengatakan, kondisi ini sangat rentan dengan penyakit menular, sehingga para jamaah perlu antisipasi dan berkoordinasi degan dokter dan tenaga medis yang mendampingi selama beribadah ditanah suci.

     

Musim haji, perlu diwaspadai penularan penyakit Novel Corona virus atau sering disebut MERS yang menyerang pernafasan, penyakit meningitis atau radang selaput otak, dan semua penyakit itu merupakan salah satu penyakit berbahaya kerap kali menyebar cepat saat pelaksanaan ibadah haji.     

Penyakit itu, sangat mudah berkembang biak di udara yang sangat panas pada siang hari dan dingin pada malam hari.

     

Ia menyarankan, saat di Mekkah nanti para JCH perbanyak mengkonsumsi air putih, buah-buahan dan istrahat yang cukup, agar ketika waktu lengang kegiatan ibadah  kondisi fisik tetap stabil.

     

Ibadah haji akan berlansung selama sebulan penuh, sehingga kondisi fisik betul-betul harus diperhatikan agar pelaksanaan ibadah tidak terganggu dan semua anjuran yang wajib bisa dilaksanakan tanpa kendala.  

"Kita juga harus mampu beradaptasi dengan cuaca disana karena Arab Saudi-Madinah dan Indonesia sangat berbeda jauh suhunya," ucap Muslimin.

     

Khusus Lansia, katanya, dokter dan petugas medis harus rutin memeriksa kondisi kesehatan mereka, karena diusia senja seperti itu ditambah fisik lemah sangat rentan tertular penyakit.

     

"Kita do'akan semua jamaah asal Parigi Moutong tetap dalam lindungan Allah SWT mulai dari berangkat sampai tiba kembali di tanah air dan nantinya bisa berkumpul kembali dengan keluarga," tuturnya.  

Baca juga: Asrama haji transit Palu siap tampung CJH

Baca juga: Kemenag Sulteng optimalkan pelayanan calon haji
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar