Tiga varietas lokal Parigi Moutong diakui kementerian pertanian

id varietas,lokal,parigi,moutong,pertanian,nelson

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Parigi Moutong, Nelson Metubun. (Antaranews Sulteng/Moh Ridwan)

Varietas lokal itu hanya ada di Parigi Moutong

Parigi, (Antaranews Sulteng) – Sebanyak tiga varietas lokal di sub sekor tanaman hortikultura di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah telah diakui Kementerian Pertanian.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Parigi Moutong Nelson Metubun di Parigi,  Selasa menjelaskan tiga varietas itu yakni bawang merah Palasa,  bawang merah Tinombo dan durian raja.

“Varietas lokal itu hanya ada di Parigi Moutong,” ujarnya.

Bawang merah asal Kecamatan Palasa dan Tinombo kata Nelson, telah diakui sebagai komoditas unggulan berdasarkan surat keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 480/Kt/LB.240/8/2004 tentang pelepasan varietas palasa sebagai unggulan nasional.

“Kami sangat bersyukur atas pelepasan varietas ini, karena sudah diakui kualitasnya,” kata Nelson.

Baca juga: Menteri pertanian motivasi petani di Parigi Moutong

Sementara durian raja, merupakan satu-satunya jenis durian yang diklaim hanya hidup di daratan Parigi Moutong, sebagai tanaman hortikultura lokal.

Diperkirakan kata dia, varietas lokal tersebut mulai berkurang, seiring usianya sudah tua, Tetapi sebagian wilayah di kabupaten itu masih memiliki pohon induk.

Parigi Moutong, merupakan salah satu daerah di Sulteng yang memiliki lahan pertanian yang cukup memadai,  sehingga perkembangan sekor tersebut semakin baik.

Menurut Nelson, langkah-langkah diambil pemerintah setempat unruk pengembangan komoditi lokal itu, melalui program baik menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami melakukan pemurnian varietas, guna meningkatkan budi daya serta produksi agar dapat bersaing,” jelas Nelson.

Selain tiga varietas yang diakui pemerintah pusat, Parigi Moutong juga memiliki tanaman-tanaman hortikultura lainnya, yang merupakan sumber pendapatan untuk menghidupi kebutuhan petani sehari-hari.

Pewarta :
Editor: Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar