Tiga Penyuluh Pertanian Raih Juara Penyuluh Teladan

id Penyuluh

Olivia Komansilan (tengah) juara I Penyuluh Pertanian Teladan dari Kabupaten Tojo Unauna saat berfoto bersama dua penyuluh pertanian lainnya usai menerima penghargaan dari Gubernur Longki Djanggola. Dua penyuluh lainnya dari Kota Palu Made Suditayasa (kanan) dan dari Banggai Kepulauan Kusnadi (kiri)

"Masih banyak petani yang budidaya sendiri-sendiri. Untuk mendorong petani agar budidaya berkelompok masih perlu digenjot lagi,"
Palu (antarasulteng.com) - Tiga penyuluh pertanian meraih penghargaan sebagai penyuluh pertanian teladan dan ditetapkan sebagai juara I, II dan III pada peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di Sulawesi Tengah, Kamis.

Mereka adalah Olivia Komansilan dari Kabupaten Tojo Unauna, Made Suditayasa dari Kota Palu, dan Kusnadi dari Banggai Kepulauan.

Ketiganya diberikan piagam penghargaan oleh Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola usai upacara pengibaran bendera Merah Putih di Halaman Kantor Gubernur di Palu.

Olivia yang meraih juara I telah tujuh tahun terjun sebagai penyuluh pertanian dengan berbagai tantangan dan dinamika yang ia hadapi bersama petani.

Sebagai penyuluh perempuan berusia 34 tahun, dirinya bekerja keras untuk mengubah sikap dan keterampilan petani, mentransfer pengetahuan dan teknologi pertanian.

Salah satu tantangan terberat yang ia hadapi adalah membangkitkan semangat petani untuk bekerja berkelompok sehingga menjadi petani mandiri.

"Masih banyak petani yang budidaya sendiri-sendiri. Untuk mendorong petani agar budidaya berkelompok masih perlu digenjot lagi," katanya.

Olivia saat ini harus mengkafer ratusan petani di Kecamatan Ratolindo, Tojo Unauna yang mengolah lahan 345 hektare untuk jagung, 50 hektare untuk padi sawah dan 45 hektare padi ladang.

Gubernur Longki Djanggola memberikan apresiasi terhadap ketiga penyuluh tersebut dan diharapkan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas produksi pertanian di Sulawesi Tengah.

Upacara HUT Kemerdekaan RI di Kantor Gubernur berlangsung lancar dan aman dengan Inspektur Upacara Gubernur Longki Djanggola.

Sementara itu Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah Yunan Lampasio menetapkan pembawa baki pada pasukan pengibar bendera merah putih oleh Safira Azzahra dan Komandan Ipda (Pol) Rendy Nofriandi.***

Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar