IAIN Palu rencanakan KKN dan KKP di luar negeri

id Iain

Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi menyampaikan arahan pada rapat evaluasi program/kegiatan tahun 2018 dan sosialisasi pagu anggaran tahun 2019, di Lantai II Gedung Pascasarjana, Jumat 10/8. (Antaranews Sulteng/Muhammad Hajiji) (Antaranews Sulteng/Muhammad Hajiji/)

Palu,  (Antaranews Sulteng) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, mulai merencanakan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di luar negeri.

"Tahun depan kita mulai laksanakan KKN dan KKP internasional atau di luar negeri," ucap Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi menyampaikan arahan pada rapat evaluasi program/kegiatan tahun 2018 dan sosialisasi pagu anggaran tahun 2019, di Lantai II Gedung Pascasarjana, Jumat.

KKN dan KKP internasional merupakan tindak lanjut dari cita-cita IAIN Palu mengembangkan mutu dan daya saing secara akademik, serta mencetak intelektual muslim yang handal di Sulawesi Tengah.

Prof Sagaf Pettalongi mengemukakan pelaksanaan KKN dan KKP di luar negeri yang diikuti mahasiswa, akan berlangsung selama sebulan penuh.

Karena itu, ia menyarankan kepada fakultas dan jurusan serta unit untuk mulai merancang dan mempersiapkan KKN dan KKP di luar negeri tahun 2019.
 
Rapat evaluasi program/kegiatan tahun 2018 dan sosialisasi pagu anggaran tahun 2019, di Lantai II Gedung Pascasarjana, Jumat 10/8. (Antaranews Sulteng/Muhammad Hajiji) (Antaranews Sulteng/Muhammad Hajiji/)


Pakar Manajemen Pendidikan Islam itu juga menekankan kepada bagian keuangan dan perencanaan agar mulai membuat perencanaan dengan mengalokasikan anggaran KKN dan KKP di luar negeri.

Terkait evaluasi program/kegiatan dan sosialisasi pagu anggaran tahun 2019, ia menegaskan bahwa arah atau orientasi program di setiap fakultas dan unit mengarah pada pembentukan dan peningkatan mutu dan daya saing.

"Fakultas dan unit-unit terkait arahkan program/kegiatan pada peningkatan mutu dan daya saing. Upaya peningkatan mutu dan daya saing domainnya ada pada fakultas dan unit-unit," ujar Wakil Ketua Umum MUI Sulawesi Tengah itu.

Salah satu indikator capaian mutu, menurut dia, yakni meraih predikat A dari setiap akreditasi program studi yang ada di perguruan tinggi Islam negeri yang dipimpinnya.

Karena itu, ia menambahkan bagian keuangan dan perencanaan harus merencanakan kegiatan re-akreditasi program studi di setiap fakultas. Upaya reakreditasi akan dimulai pada Oktober tahun 2018 setelah IAIN Palu melaksanakan AICIS XVIII.

Rapat evaluasi program dan sosialisasi pagu anggaran selain membahas beberapa topik tersebut, juga diantaranya mengenai upaya meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK, mahasiswa asing, pengelolaan dan pemanfaatan barang milik negara, SBSN tahun 2019.

Baca juga: IAIN siapkan hunian bagi mahasiswa kurang mampu
 
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar