Situasi Parigi Moutong aman pascabaku tembak polisi dan OTK

id Pengamanan, polisi, polres parimo

Suasana Polsek Sausu, Parigi Moutong sepi dan tidak ada pengamanan khusus, Rabu (2/1). (Antaranews Sulteng/Moh Ridwan)

Parigi (Antaranews Sulteng)  - Situasi di Kecamatan Sausu,  Kabupaten Parigi Motong, Sulawesi Tengah, aman pascabakutembak yang melukai dua orang personel polisi dengan kelompok sip8l bersenjata yang diduga anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Senin 31 Desember 2018.

"Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sausu kondusif," kata Kapolres Parigi Moutong, AKBP Zulhan Efendi Lubis, saat hubungi di Parigi, Rabu.  

Kontak senjata terjadi, saat polisi usai melakukan evakuasi jenazah korban mutilasi di Dusun Salubose, Desa Salumbanga, Kecamatan Sausu yang terjadi pada Minggu (30/12).

Dari pantauan Antara, hingga kini warga di wilayah itu tetap menjalankan aktivitas mereka seperti biasa baik bertani maupun berdagang.

Pascaperistiwa pembunuhan warga setempat dan aksi bakutembak antara polisi dengan kelompok sipil bersenjadi yang diduga sisa kelompok teroris Poso di bawah pimpinan Ali Muhammad alias Ali Kalora alias Ali Ambon tidak menganggu jalannya pemerintahan di wilayah tersebut.

Dua personel Polres Parigi Moutong terkena tembak dibagian punggung dan pinggul dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng untuk mendapat perawatan medis. 
"Dua personel masih menjalani perawatan pemulihan, " ujar kapolres.

Kepolisian Sektor (Polsek) Sausu pun terlihat sepi, hanya ada sejumlah personel polisi duduk di meja piket tepat di pintu masuk dan lainnya berada diruang kerja. 

Tidak ada pengamanan khsusus diwilayah itu sejak kontak senjata terjadi, kecuali pos pengamanan Natal dan tahun baru yang tersebar diberbagai wilayah. 

"Pengamanan lanjutan telah dilakukan Polda Sulteng, " tambahnya. 
Hingga kini, operasi dengan sandi Aman Tinombala di Poso terus mengejar 10 anggota MIT yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar