Pelaku UMKM Palu terdampak tsunami dipindahkan sementara ke hutan kota

id Palu,Kota Palu,Tsunami,Teluk Palu

Wali Kota Palu Hidayat (berdiri) saat memimpin rapat pemanfaatan sementara zona seni budaya blok pasar seni UMKM di Hutan Kota Kaombona Palu di kantor Wali Kota Palu, Selasa (20/8). (Antaranews Sulteng/Imron Nur Huda)

Sekaligus untuk menertibkan pelaku UMKM yang kini berjualan di ruang-ruang publik yang tidak sesuai fungsi dan peruntukannya agar keindahan Kota Palu tetap terjaga
Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu akan memindahkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak bencana tsunami di kawasan Teluk Palu ke kawasan Hutan Kota Kaombona.

Wali Kota Palu Hidayat di Palu, Selasa mengatakan, penempatan sementara di sana dilatarbelakangi oleh bencana 28 September 2018 lalu yang mengakibatkan kerusakan di kawasan pesisir pantai Teluk Palu yang mengakibatkan rusaknya sarana dan prasarana perekonomian pelaku UMKM yang berjualan di sana.

"Nantinya para pelaku UMKM terdampak tsunami tersebut akan berjualan untuk sementara waktu di zona seni budaya blok pasar seni UMKM kawasan hutan kota Kaombona," .katanya  saat memimpin rapat pemanfaatan sementara zona seni budaya blok pasar seni UMKM di Hutan Kota Kaombona Palu di Kantor Wali Kota Palu.

Baca juga : Wali Kota : Lapak PKL di hutan kota gratis untuk korban tsunami

Dalam rapat yang diikuti sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Palu, Hidayat menyatakan langkah itu diambil sebagai upaya untuk memulihkan perekonomian di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu.

"Sekaligus untuk menertibkan pelaku UMKM yang kini berjualan di ruang-ruang publik yang tidak sesuai fungsi dan peruntukannya agar keindahan Kota Palu tetap terjaga," jelasnya.

Penempatan oleh para pelaku UMKM di zona seni budaya blok pasar seni itu lanjutnya, akan dikelola langsung oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Talise di bawah Koordinasi Camat Mantikulore dan Lurah Talise.

"Penempatan sementara ini diberlakukan hingga selesainya pembangunan dan penataan kembali kawasan pesisir pantai Teluk Palu," katanya.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar