Pasar hewan kurban di Palu dan Sigi ramai

id hewan kurban,ternak sapi,pasar hewan kurban di palu,idul adha 1440 hjiriah

Ilustrasi: Peternak memegang seekor sapi miliknya yang telah dipesan oleh Presiden Joko Widodo di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (31/7/2019). Sapi dengan kualitas super berbobot 800 kilogram seharga Rp65 juta tersebut dipesan Presiden Joko Widodo sebagai hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Adha mendatang. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/aww (ANTARA FOTO/MOHAMAD HAMZAH)

Palu (ANTARA) - Pasar ternak sapi untuk kebutuhan kurban Hari Raya Idul Adha di Kota Palu dan Kabupaten Sigi dalam beberapa hari terakhir ini tampak mulai ramai dikunjungi para pembeli yang datang dari berbagai wilayah, termasuk dari Kabupaten Parigi Moutong dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Sejumlah pedagang ternak sapi kurban di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu, membenarkan pembeli tidak hanya berasal dari Palu, tetapi juga dari luar daerah.

Syahril, seorang penjual ternak sapi kurban mengakui beberapa pembeli memang datang dari luar provinsi setiap kali menghadapi Hari Raya Idul Adha. "Terutama mereka yang dari provinsi tetangga Sulawesi Tengah yakni Sulawesi Barat," kata dia.

Untuk menghadapi Idul Adha kali ini,  Syahril menyiapkan sebanyak 30 ekor ternak sapi untuk diperdagangkan menjelang hari raya kurban yang diperkiran jatuh pada 11 Agustus 2019.

Nonton jugahttps://www.antaranews.com/video/997620/barantan-palu-pastikan-hewan-kurban-asal-sulteng-sehat

Ia mengaku dibeli sapi dari para peternak yang ada di Kabupaten Donggala dan Sigi, kemudian digemukan dalam beberapa bulan di kandang sebelum dipasarkan untuk hewan kurban.

Harga ternak sapi untuk kurban bervariasi tergantung dari beratnya. Ada yang seharga Rp10 juta sampai Rp35 juta.

Hal senada juga disampaikan Asdin, seorang penjual ternak sapi kurban di Kabupaten Sigi, daerah yang berbatasan langsung dengan Palu.

Ia mengatakan biasanya seminggu menjelang Hari Raya Idul Adha, pembeli sudah ramai datang ke pasar ternak kurban yang ada di Bundaran Biromaru, Kabupaten Sigi.

Dia juga membenarkan pembeli yang datang tidak hanya dari Kota Palu, tetapi juga dari luar daerah seperti Sulawesi Barat. Padahal, katanya, di Sulawesi Barat juga banyak penjual ternak sapi.

Menurut dia, stok ternak sapi untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah di Kabupaten Sigi cukup memadai dan dijamin dapat memenuhi permintaan masyarakat.

Kabupaten Sigi, kata dia, juga termasuk salah satu daerah di Sulawesi Tengah yang memiliki tingkat populasi ternak sapi potong cukup besar.

Data Dinas Peternakan Sulawesi Tengah menyebutkan populasi ternak sapi potong di provinsi itu pada 2019 bisa mencapai angka 600.000 ekor.

Pada 2021 Gubernur Sulawesi Tengah mentargetkan populasi ternak sapi potong di daerah ini bisa mencapai satu juta ekor.

Baca juga: Pemkab Poso tetapkan Desa Padalembara Kampung Pedet
Baca juga: Populasi sapi potong di Indonesia meningkat
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar