Bupati Sigi minta TNLL bantu bibit kopi

id Irwan

Bupati Sigi, Irwan Lapata (portalsulawesi.com)

Kami sudah tetapkan wilayah Kulawi Raya dan Pipikoro jadi pusat pengembangan kopi di Kabupaten Sigi
Palu,  (Antaranews Sulteng) - Bupati Sigi, Mohammad Irwan Lapata minta pengelolah Taman Nasional Lore Lindu dan pihak forest programme III Sulawesi membantu pengadaan bibit kopi untuk masyarakat kembangkan guna meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi.

"Kami sudah tetapkan wilayah Kulawi Raya dan Pipikoro jadi pusat pengembangan kopi di Kabupaten Sigi," katanya, Minggu.

Baca juga: Dataran Lindu sentra komoditi kopi

Wilayah itu, kata dia sangat cocok bagi pengembangan tanaman komoditias perkebunanan khususnya kopi.

Selain karena iklimnya mendukung juga tanahnya sangat subur.

Dan selama ini kopi asal Kulawi Raya dan Pipikoro sudah terkenal sampai keluar negeri.

Bupati Irwan menambahkan sebagian besar wilayah Sigi berada di sekitar kawasan Taman Nasional Lore Lindu.

Dan masyarakat selama ini sangat menjaga hutan dan alam Taman Nasional Lore Lindu.

Karena itu, kata Bupati Sigi, sudah sepantasnya jika pihak Balai Besar Taman Nasional bisa membantu bibit kopi masyarakat di wilayah tersebut.

Pemkab Sigi belum lama ini telah meluncurkan gerai kopi toratima di Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri Palu. Kopi itu produksi UKM dan semua bahan bakunga dari petani di wilayah Pipikoro dan Kulawi Raya.

Di Kota Palu sekarang ini banyak tumbuh warung kopi dan setiap hari ramai pengunjung. Harga biji kopi di pasaran setempat Rp27.000/kg dan minuman kopi dijual di warung kopi Rp 7.500/kg.

Baca juga: Pipikoro didorong jadi sentra pengembangan kopi Sigi
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar